Sunday, June 5, 2011

PENAKAR HUJAN JENIS HELLMAN

Penakar hujan jenis Hellman merupakan suatu instrument/alat untuk mengukur curah hujan.Penakar hujan jenis hellman ini merupakan suatu alat penakar hujan berjenis recording atau dapat mencatat sendiri.Alat ini dipakai di stasiun-stasiun pengamatan udara permukaan.Pengamatan dengan menggunakan alat ini dilakukan setiap hari pada jam-jam tertentu mekipun cuaca dalam keadaan baik/hari sedang cerah.Alat ini mencatat jumlah curah hujan yang terkumpul dalam bentuk garis vertical yang tercatat pada kertas pias. Alat ini memerlukan perawatan yang cukup intensif untuk menghindari kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada alat ini.


Pendahuluan

Curah hujan merupakan salah satu parameter cuaca yang mana datanya sangat penting diperoleh untuk kepentingan BMG dan masyarakat yang memerlukan data curah hujan tersebut.Hujan memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan manusia,karena dapat memperlancar atau malah menghambat kegiatan manusia.Oleh karena itu kualitas data curah hujan yang didapat haruslah bermutu;memiliki keakuratan yang tinggi.Maka seorang observer / pengamat haruslah mengetahui tentang alat penakar hujan yang dipakai di stasiun pengamat secara baik. Salah satu alat penakar hujan yang sering dipakai ialah Penakar hujan jenis hellman

Dasar Teori

Cuaca merupakan suatu keadaaan fisis atmosfer sesaat pada suatu tempat dipermukaan bumi dalam waktu yang relative singkat.Salah satu unsur cuaca yang significant dalam present weather (ww) yang diamati oleh seorang pengamat/observer adalah unsur curah.

Banyaknya curah hujan yang mencapai tanah atau permukaan bumi dalam selang waktu tertentu dinyatakan dengan ketebalan atau ketinggian air hujan tadi seandainya menutup proyeksi horizontal permukaan bumi tarsebut dan tidak ada yang hilang karena penguapan, limpasan, dan infiltrasi atau penyerapan.Oleh sebab itu biasanya banyaknya curah hujan dinyatakan dengan satuan millimeter(mm).

Dibeberapa Negara banyaknya curah hujan masih dinyatakan dengan inchi. Penakar hujan merupakan alat untuk mengukur curah hujan.ada 2 jenis panakar hujan yaitu penakar hujan rekam(recording) dan penakar hujan non rekam(non recording).salah satunya yaitu penakar hujan Janis hellman.Alat ini termasuk jenis alat penakar hujan
recording atau alat yang dapat mencatat sendiri.Alat ini telah dikenal lama,dan sering dipakai observer untuk melakukan observasi/pengamatan curah hujan.

Pemasangan alat ini sama seperti penakar hujan lainnya,bertujuan mendapatkan data
jumlah curah hujan yang jatuh pada periode dan tempat-tempat tertentu.Jenis penakar
hujan ini berbentuk silinderdengan tingi 115 cm serta luas permukaan corong 200 cm²
serta berat alat ini ± 14 Kg. seluruh bagian luar alat ini dicat warna hijau muda atau abu- abu.

Pada umumnya penakar hujan jenis Hellman yang dipakai di BMG yaitu Rain Fues yang di impor dari Jerman. Tetapi Penakar hujan jenis Hellman ini ada juga yang dibuat didalam negeri. Pada bagian depan alat ini terdapat sebuah pintu dalam keadaan tertutup. Apabila pintu dalam keadaan terbuka, maka bagian-baian alat ini akan terlihat seperti gambar 1 dibawah ini


Penakar hujan jenis hellman beserta bagian-bagiannya keterangan gambar :
1.Bibir atau mulut corong
2. Lebar corong
3.Tempat kunci atau gembok
4.Tangki pelampung
5.Silinder jam tempat meletakkan pias
6.Tangki pena
7.Tabung tempat pelampung
8. Pelampung
9. Pintu penakar hujan
10. Alat penyimpan data
11.Alat pengatur tinggi rendah selang gelas (siphon)
12.selang gelas
13.Tempat kunci atau gembok
14.Panci pengumpul air hujan bervolume

Cara Kerja Alat

Jika hujan turun, air hujan masuk melalui corong, kemudian terkumpul dalam tabung tempat pelampung. Air hujan ini menyebabkan pelampung serta tangkainya terangkat atau naik keatas.Pada tangkai pelampung terdapat tongkat pena yang gerakkannya selalu mengikuti tangkai pelampung Gerakkan pena dicatat pada pias yang ditakkan/digulung pada silinder jam yang dapat berputar dengan bantuan tenaga per.

Jika air dalam tabung hampir penuh (dapat dilihat pada lengkungan selang gelas),pena
akan mencapai tempat teratas pada pias.Setelah air mencapai atau melewati puncak lengkungan selang gelas,maka berdasarkan sistem siphon otomatis (sistem selang air),air dalam tabung akan keluar sampai ketinggian ujung selang dalam tabung.Bersamaan dengan keluarnya air,tangki pelampung dan pena turun dan pencatatannya pada pias merupakan garis lurus vertikal.Jika hujan masih terus-menerus turun,maka pelampung akan naik kembali seperti diatas.Dengan demikian jumlah curah hujan dapat dihitung atau ditentukan dengan menghitung garis-garis vertical

Cara Perawatan/Pemeliharan Alat

Penakar hujan jenis hellman memerlukan perawatan yang cukup intensif .Perawatan tersebut harus dilakukan untuk menghindari kerusakan-kerusakan pada alat ini.Adapun
cara perawatan/pemeliharaan yang dapat dilakukan pada alat ini antara lain:

1.Corong penakar hujan harus selalu dibersihkan dari benda-benda,sehingga tidak tersumbat
2.Pena harus dijaga tetap bersih.Kalau sudah kelihatan agak kotor supaya dicuci secara hati-hati dengan menggunakan air hangat dicampur deterjen setelah dilepas dari tangkainya
3.Pena yang sudah kurang baik karena sudah lama dipakai,harus diganti dengan yang baru
4.Pemasangan kembali pena,tidak boleh terlalu keras menekan pias karena akan mengganggu kepekaan dan ketelitian instrumen/alat
5.Kadang-kadang pada pias terdapat pembacaan dimana pada angka sepuluh,pena sukar/tidak krmbali keangka nol.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh tersumbatnya atau menyempitnya lengkungan selang gelas oleh kotorankotoran atau lumut.Jika hal ini terjadi,gelas harus ditarik/diangkat keluar dan dibersihkan dengan kapas dan lidi/kawat kecil,sehingga selang dapat bersih kembali.Kemudian pasang kembali selang
tersebut dengan cara seperti diatas

Instalasi / Penempatan Alat

Agar pembacaan atau pengukuran curah hujan yang dilakukan pada berbagai stasiun dapat saling dibandingkan,maka cara penempatan penakar hujan,periode waktu penakapan curah hujan,dan prosedur pengamatan harus baku.

Instalasi alat penakar hujan jenis hellman ini sama dengan alat penakar hujan lainnya.Alat ini juga harus memperhatikan beberapa hal secara umumnya,antara lain:

1.Tempat terbuka,bebas dari hambatan seperti bangunan,pepohonan dan lainlain. Jarak ideal sebuah alat penakar hujan dari penghambat adalah 2x ketinggian penghambat.
2.Efek angin,Sebaiknya disekeliling alat dipasangkan penahan angin agar data yang didapat lbih akurat.Penahan angin harus diletakkan mengelilingi alat tetapi tidak boleh telalu dekat dan ketinggiannya tidak boleh terlalu tinggi dari alat.
3.Ketinggian alat,Biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan/atau Negara bersangkutan.BMG menetapkan ketinggian alat penakar hujan adalah 120 cm diatas permukaan tanah berumput tipis.
4.Cat,sebaiknya menggunakan warna putih/chrome untuk mengurangi efek penguapan.
5.Pelindung alat/pagar,apabila alat dianggap perlu untuk dikelilingi pagar,maka ketinggian pagar tidak boleh melebihi tinggi alat(biasanya cukup 1 m). Pada umumnya pemasangan penakar hujan janis hellman disesuaikan dengan pola lapangan alat-alat. Penakar hujan dipasang atau disekrup diatas sebuah pondasi yang terdiri dari lapisan
papan,lapisan beton dan lapisan batu sungai.seperti yang terlihat pada gambar berikut.


instalasi/penempatapenakar hujan jenis hellman

Keterangan gambar:
1.Lapisan beton berwarna putih
campuran,1:2:3
2.Lapisan campuran batu kali
3.Lapisan papan
4.Empat buah sekrup

Pondasi dilihat dari atas dan dari sisi/samping. Ukuran dalam cm. Setelah pembuatan fondasi selesai,ketiga kaki penakar hujan disekrup pada lapisan papan.Letak penakar hujan diusahakan agar horizontal/mendatar.

Cara Penggunaan Alat/Instrumen

Pengamatan curah hujan dengan penakar hujan jenis hellman dilakukan setiap hari pada jam-jam tertentu dan dalam periode tertentu,meskipun cuaca dalam keadaan cerah atau pada musim kemarau.Adapun cara menggunakan penakar hujan jenis hellman ini pada saat observasi/ pengamatan antara lain:

1.Buka pintu bagian muka instrument (penakar hujan jenis hellman ini),kemudian singkirkan pena dari pias,lalu angkat silinder jam perlahanlahan kearah vertical.
2.putar per jam secukupnya (jangan terlalu keras atau pol),ambil kertas pias untuk hellman yang baru dan tulis tanggal pemasangan kertas tersebut,nama stasiun dan nama observer/ pengamat yang bertugas pada saat tersebut pada sisi kiri.
3.pasang pias pada silinder jam dengan menggunakan alat penjepit pias yang melekat pada silinder.Pada saat pemasangan pias ,diusahakan agar pena menunjukkan atau mendekati waktu setempat.
4Letakkan kembali silinder pada tempatnya,lalu cocokkan waktu yang ditunjukkan pada pena pias dengan waktu setempat dengan jalan memutar kekiri atau kekanan silinder petrlahan-lahan tetapi tidak boleh terlalu banyak putaran.
5.Isi pena dengan tinta recorder,dengan catatan tinta tidak boleh terlalu penuh.Cukup hanya dengan mengisi tiga perempat bagian saja dengan tujuan supaya tinta tidak mudah tumpah pada waktu penggantian pias dan cuaca dalam keadaan lembab.
6.Ambil air sebanyak 200 ml (dapat menggunakan gelas penakar hellman),kemudian tuangkan kedalam corong penakar hujan secar perlahan-lahan sehingga air tumpah keluardan pada pias terdapat garis vertical dari angka nol sampai sepuluh.Pada keadaan akhir pena harus menunjukkan angka nol pada pias.Pekerjaan harus dilakukan setiap kali sesudah penggunaan pias walaupun keaadan cuaca pada saat itu baik atau hari dalam keadaan cerah.Terutama pada musim kemarau, dimana penguapan cukup besar sehingga air pada dasar tabung menguap sampai habis yang akan mengurangi pencatatan curah hujan yang sebenarnya.

Kerusakan-Kerusakan yang Terjadi Pada Alat

Setiap alat/instrument pasti pernah mengalami kerusakan-kerusakan.Adapun kerusakan-kerusakan yang biasa terjadi pada penakar hujan jenis hellman ini antara lain yaitu:

1.As pelampunng sulit untuk di buka.
2.Pelampung bocor sehingga air mudah masuk.
3.As pelampung dan tiang pemegang tidak sejajar sehungga as pelampung sulit untuk
di buka.
4.Pipa level kotor sehingga menghambat keluarnya air.
5.pipa level terlalu rendah atuau terlalu tinggi.
6.Paking karet dalm mur pipa level rusak.
7.Pena tidak diangka nol.
8.Pena kotor.
9.Jam macet yang disebabkan oleh:

a.Memutarnya terlalu keras.
b.Per putus.
c.Per ujung luar/dalam lepas
pegangannya.
d.As-as dari roda penggerak kotor.
e.Bejana air kurang tegak lurus.

Cara Mengatasi Kerusakan-Kerusakan yang Terjadi

Adapun cara yang digunakan untuk mengatasi kerusakan-kerusakan yang terjadi pada penakar hujan jenis hellman antara lain:

1.As pelampung diterik keatas lalu dibersihkan dengan ampelas yang dibuat dari kertas putih HVS dan diolesi dengan pensil hitam 2b sampai tebal,kemudian dibuat menggosok sampai licin.Dengan catatan as pelampung tidak boleh diminyaki.

2.Pelampung dipanaskan dengan tujuan supaya air menguap,setelah kering kemudian di solder kuningan atau dengan lilin bagian yang bocor.

3.Biasanya as bisa bergeak,kemudian disejajarkan lagi

4.Pipa dilepas dan dimasukkan kedalam wadah yang berisi air bersabun kemudian dikocok-kocok hingga bersih

5.Pipa level harus disetel dengan mengendorkan mur,kemudian ditarik pipa terlalu tinggi dan dimasukkan jika pipa terlalu rendah dengan cara menuangkan air 10 mm.Hal tesebut dilakukan berulang-ulang sampai pena tepat angka 10,lalu pena kembali turun.Hal ini disebabkan karena kalau pipa terlalu tinggi pena akan melebihi angka 10.Dan jikalau pipa terlalu rendah,pena belum sampai ke angka 10 sudah kembali turun.

6.Kalau paking karet rusak,kemungkinan air dapat keluar dari tempat tersebut dan udara akan masuk sehingga proses keluarnya air tidak sempurna.

7.Kalau pena terlalu tinggi maka pena harus diturunkan.Sebaliknya,jika pena terlalu rendah harus dinaikkan dengan cara mengendurkan sekrup tangkai pena yang memegang as pelampung kemudian dicoba dengan memasukkan air 10 mm sampai angka 10 harus turun diangka nol dan harus diulang-ulang.

8.Pena kotor harus dibersihkan dengan alcohol 90% sampai bersih dan ujung pena tidak boleh dipegang dengan tangan,karena tangan kita berminyak sehingga tinta tidak akan mencatat pada kertas pias.

9.a.Kalau memutarnya jangan terlalu keras.hal itu dapat menyebabkan macet.
b.Apabila per putus kalau bisa disambung dengan cara membakar per itu lalu dilubangi disambungkan
c.Kalau ujung per bagian luar lepas,harus dibongkar dan digulung kembali,lubangnya
disangkutkan pada dinding tempat per itu.Kalau ujung dalam yang lepas,Pakai tang ujung runcing sehingga menyangkut pada pemutar.
d.Kalau as-as roda kotor atau karatan harus diberi minyak,tetapi as angkernya harus dilepas dulu baru diputar berulang-ulang sampai kotoran bersih,kemudian minyak di gosok dengan lap sampai bersih
e.Apabila bejana air kurang tegak lurus sehingga peralatan pada pias miring.Hal yang dapat dilakukan yaitu tinggal memutar sekrup yang ada dibawah bejana (ada tiga buah sekrup)sehingga bejana datar atau tegak lurus.


1.Prawirowardoyo,Susilo.1996. Metreorologi.Bandung;ITB.
2.Rojali,Ah.MG.1997.Buku Panduan Alat-Alat Meteorologi Jilid A.Badan diklat AMG;Jakarta.
3.Http:www.th-friedrich.com.
4.Http:www.ketterer.net.
5.Http:shop.livioptik.com.
(makalah oleh budi prasetyo)


No comments:

Post a Comment

Dapatkan Info Langsung ke Email Anda