Monday, March 12, 2012

FENOMENA CUACA : TORNADO

Tornado merupakan salah satu fenomena cuaca yang penting karena dapat memberikan kerusakan parah. Yang dikenal dengan Tornado adalah sebuah kolom udara berputar yang menghubungkan awan cumulonimbus dan permukaan. Kebanyakan tornado memiliki kecepatan angin kurang dari  110 mil per jam (177 km/h) dan bergerak beberapa mil sebelum lenyap. Tornado yang paling ekstrim bisa memiliki kecepatan angin lebih dari 300 mph (480 km/h), memiliki lebar lebih dari dua mil (3.2 km).

Sunday, March 11, 2012

SPECIES AWAN

Species awan, apaan tuh? Mungkin teman-teman sekalian baru denger yang namanya species awan. Species awan ini sebenernya sama aja dengan species makhluk hidup. Awan-awan memiliki ciri-ciri khusus yang dapat diklasifikasikan agar lebih mudah dipelajari. Pengelompokan awan memiliki 10 genera / genus ( dapat dilihat pada artikel jenis-jenis awan dan gambar ) dan 14 penunjuk species yang akan dijelaskan seperti di bawah ini. Ok, kita lanjut aja ke species awan.

AWAN-AWAN TAMBAHAN (DENGAN GAMBAR)

Selain sepuluh jenis awan yang sudah paten, berikut ini adalah awan-awan tambahan yang menempel pada induknya. Awan-awan ini tidak masuk dalam klasifikasi namun sangat penting untuk mengira-ngira kejadian apa yang akan terjadi selanjutnya. Awan-awan tambahan ini memang jarang dibicarakan, namun dalam meteorologi kita harus tahu,karena ini sangat penting dalam mengetahui keaadaan cuaca yang terjadi. Contohnya awan tuba yang menandakan akan terjadinya tornado atau puting beliung serta mammatus yang menandakan cuaca buruk telah lewat. Untuk menambah pengetahuan, mari kita lihat jenis-jenis awan tambahan yang ada.

Saturday, March 10, 2012

JENIS AWAN DAN GAMBAR : CUMULONIMBUS

Cumulonimbus bisa dibilang raja dari segala awan. Bagaimana tidak?Awan cumulonimbus merupakan awan yang paling ditakuti penerbang, awan yang paling sering membuat bencana, ditambah lagi awan ini merupakan satu-satunya awan yang dapat menghasilkan muatan listrik (mirip seperti baterai raksasa di langit). Tornado alias puting beliung, downburst, dan hail dapat terbentuk hanya di dalam awan ini. Awan cumulonimbus dapat terbentuk sendiri, sepanjang front, sepanjang ITCZ, atau di dalam cluster dan squall line.

Bentuk/wujudnya

Cumulonimbus merupakan awan padat dengan perkembangan vertikal menjulang tinggi, mirip gunung atau menara,  bagian puncaknya berserabut, tampak berjalur-jalur dan hampir rata. Melebar mirip bentuk landasan yang disebut anvil head.

JENIS AWAN DAN GAMBAR : CUMULUS

Cumulus merupakan awan dengan vertikal depelopment atau pertumbuhan vertikal. cumulus memiliki tinggi puncak awan yang tinggi dan sangat tebal, walaupun tidak setebal awan cumulonimbus. cumulus dapat sendiri atau berkumpul dalam satu kelompok. Pembentukan awan ini terjadi karena udara labil. Jika keadaan udara tetap labil, cumulus bisa berkembang menjadi cumulunimbus.

Bentuk/wujudnya

cumulus tampak terpisah-pisah, pada umumnya padat dengan batas yang jelas. Pertumbuhan vertical atau tegak, mirip menara atau gunung atau kubah dengan puncaknya menyerupai bunga kol yang pada bagian-bagian yang terkena sinar matahari akan tampak putih kemilau sedangkan pada dasar tampak rata.

JENIS AWAN DAN GAMBAR : STRATUS

Stratus merupakan awan rendah yang biasanya menandai kestabilan udara atau inversi suhu. Awan stratus dapat terbentuk akibat menyebarnya awan stratucumulus akibat adanya inversi suhu. stratus juga dapat bertahan berhari-hari di wilayah anticyclone. Pada saat terjadi front panas yang lemah, awan ini kerap muncul dan membawa presipitasi ringan, yaitu drizzle.

Bentuk/wujudnya

Stratus berupa lembaran-lembaran atau lapisan-lapisan  berwarna abu-abu dengan dasar yang teratur. Jika matahari masih terlihat dari balik awan ini maka tepi awannya akan tampak jelas. Kadang-kadang berbentuk pecah-pecah dan tampak kasar (frakto stratus). Untuk stratus tebal mampu menutup sinar matahari atau bulan.

JENIS AWAN DAN GAMBAR : STRATOCUMULUS

Stratocumulus merupakan awan rendah. Semua awan rendah dapat menghasilkan presipitasi, begitupun awan stratocumulus. secara umum, stratocumulus dibedakan menjadi dua jenis,yaitu stratocumulus undulatus (bergelombang) dan stratocumulus cumuliformis (seperti cumulus).

Bentuk/wujudnya

Stratocumulus berupa perca-perca atau lembaran-lembaran berwarna abu-abu atau keputih-putihan atau campuran keduanya. Terdiri dari massa awan yang bulat, gumpalannya nampak mengumpul/terpisah, dan elemen-elemennya tersusun secara teratur yang besarnya sekitar 5derajat.